Nissan GT-R adalah mobil sport yang dibuat oleh Nissan, dikeluarkan di Jepang pada 6 Desember 2007, Amerika Serikat pada 7 Juli 2008, dan seluruh dunia pada Maret 2009.
Nissan GT-R merupakan mobil sport terbaru yang dibuat di Jepang dan menggunakan mesin V6 Twin-Turbo, dan merupakan penerus dari jajaran Nissan Skyline GT-R.
Nissan GT-R menggunakan mesin VR38DETT, 3.799 cc (3.8 L; 231.8 cu in) DOHC V6. Dua turbocharger paralel buatan Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHI) menambah induksi tenaga. GT-R yang diproduksi tahun 2007 sampai 2010 menghasilkan tenaga 485 PS (357 kW; 478 hp) pada 6400 rpm dengan torsi 434 lb·ft (588 N·m) pada 3200–5200 rpm.[8] Mesin ini juga memenuhi standar Kendaraan dengan Emisi Ultra Rendah dari California Air Resources Board. Berat kosong 1.730 kg (3,800 lb) atau 1.736 kg (3,830 lb) dengan kantong udara samping dapat tercapai berkat penggunaan sasis baja dan aluminium untuk kap mesin, bagasi, dan pintu. Transmisi dual clutch semi otomatis 6 percepatan yang didesain oleh BorgWarner dipasang di belakang. Transmisi ini dibuat oleh Aichi Machine Industry dan disinergikan dengan sistem ATTESA E-TS untuk menyediakan tenaga bagi seluruh empat roda. Ade tiga mode shift yang dapat dipilih sesuai situasi dan kondisi. Pada tahun 2010, keluaran tenaga dan torsi mesin ditingkatkan menjadi 390 kW (530 PS; 520 hp) @ 6400 rpm dan 612 N·m (451 lbf·ft) pada 3200–6000 rpm. Model yang diproduksi tahun 2012 ditingkatkan lagi tenaganya menjadi 404 kW (549 PS; 542 hp pada 6400 rpm dan torsi 628 N·m (463 lbf·ft) @ 3200–5800 rpm). Di masa depan, tidak tertutup kemungkinan akan ada versi hibrida dari GT-R.Nissan GT-R [CBA-R35]
Nissan GT-R adalah mobil sport yang dibuat oleh Nissan, dikeluarkan di Jepang pada 6 Desember 2007, Amerika Serikat pada 7 Juli 2008, dan seluruh dunia pada Maret 2009.
Nissan GT-R merupakan mobil sport terbaru yang dibuat di Jepang dan menggunakan mesin V6 Twin-Turbo, dan merupakan penerus dari jajaran Nissan Skyline GT-R.
Nissan GT-R menggunakan mesin VR38DETT, 3.799 cc (3.8 L; 231.8 cu in) DOHC V6. Dua turbocharger paralel buatan Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHI) menambah induksi tenaga. GT-R yang diproduksi tahun 2007 sampai 2010 menghasilkan tenaga 485 PS (357 kW; 478 hp) pada 6400 rpm dengan torsi 434 lb·ft (588 N·m) pada 3200–5200 rpm.[8] Mesin ini juga memenuhi standar Kendaraan dengan Emisi Ultra Rendah dari California Air Resources Board. Berat kosong 1.730 kg (3,800 lb) atau 1.736 kg (3,830 lb) dengan kantong udara samping dapat tercapai berkat penggunaan sasis baja dan aluminium untuk kap mesin, bagasi, dan pintu. Transmisi dual clutch semi otomatis 6 percepatan yang didesain oleh BorgWarner dipasang di belakang. Transmisi ini dibuat oleh Aichi Machine Industry dan disinergikan dengan sistem ATTESA E-TS untuk menyediakan tenaga bagi seluruh empat roda. Ade tiga mode shift yang dapat dipilih sesuai situasi dan kondisi. Pada tahun 2010, keluaran tenaga dan torsi mesin ditingkatkan menjadi 390 kW (530 PS; 520 hp) @ 6400 rpm dan 612 N·m (451 lbf·ft) pada 3200–6000 rpm. Model yang diproduksi tahun 2012 ditingkatkan lagi tenaganya menjadi 404 kW (549 PS; 542 hp pada 6400 rpm dan torsi 628 N·m (463 lbf·ft) @ 3200–5800 rpm). Di masa depan, tidak tertutup kemungkinan akan ada versi hibrida dari GT-R.V8 Engine
A V8 engine is a V engine with eight cylinders mounted on the crankcase in two banks of four cylinders, in most cases set at a right angle to each other but sometimes at a narrower angle, with all eight pistons driving a common crankshaft.
In its simplest form, it is basically two straight-4 engines sharing a common crankshaft. However, this simple configuration, with a single-plane crankshaft, has the same secondary dynamic imbalance problems as two straight-4s, resulting in vibrations in large engine displacements. As a result, since the 1920s most V8s have used the somewhat more complex crossplane crankshaft with heavy counterweights to eliminate the vibrations. This results in an engine which is smoother than a V6, while being considerably less expensive than a V12 engine. Most racing V8s continue to use the single plane crankshaft because it allows faster acceleration and more efficient exhaust system designs.
V12 Engine
A V12 engine is a V engine with 12 cylinders mounted on the crankcase in two banks of six cylinders, usually but not always at a 60° angle to each other, with all 12 pistons driving a common crankshaft.[1]
Since each cylinder bank is essentially a straight-6, this configuration has perfect primary and secondary balance no matter which V angle is used and therefore needs no balance shafts. A V12 with two banks of six cylinders angled at 60°, 120° or 180° (with the latter configuration usually referred to as a flat-12) from each other has even firing with power pulses delivered twice as often per revolution as a straight-6. This allows for great refinement in a luxury car. In a racing car, the rotating parts can be made much lighter and thus more responsive, since there is no need to use counterweights on the crankshaft as is needed in a 90° V8 and less need for the inertial mass in a flywheel to smooth out the power delivery. In a large displacement, heavy-duty engine, a V12 can run slower than smaller engines, prolonging engine life.
Nissan Skyline
Nissan Skyline (スカイライン dalam bahasa Jepang) adalah deretan mobil kompak, mobil sport dan mobil kompak mewah yang awalnya diproduksi oleh Prince Motor Company pada tahun 1957, setelah itu Nissan Motor Company ketika kedua perusahaan itu bergabung pada tahun 1966. Setelah bergabung, Nissan Skyline dan saudara besarnya, Nissan Gloria, dijual di Jepang di dealership yang bernama Nissan Prince Shop.
Saat ini tersedia dengan model tubuh coupé atau sedan, dan yang paling sering dikenal dengan lampu rem berbentuk lingkaran (per 1972), sedangkan model tubuh station wagon dihilangkan pada tahun 1989 dengan pengenalan platform R32.
Iterasi dari Skyline R30 ke Skyline R34 masih menjadi mobil tuner populer untuk penggemar mobil Jepang dari tahun 1980 sampai saat ini, terutama dengan fitur yang tersedia seperti mesin straight-6, turbocharger, dan GT-R yang berperforma tinggi. Meskipun tidak didistribusikan di Amerika Serikat, ketenaran Skyline dalam video game, film dan majalah mengakibatkan mobil tersebut banyak yang diimpor sana dari tahun 1999 sampai akhir tahun 2005, setelah Motorex mengajukan petisi kepada National Highway Traffic Safety Administration untuk memungkinkan 1990-1999 GT-R dan GTS harus diimpor, pada kondisi bahwa mereka dimodifikasi untuk memenuhi United States Federal Motor Vehicle Safety Standards.
Nissan Skyline GT-R V-Spec II Nür (R34) ‘02 (Car Specification)
Nissan Skyline GT-R V-Spec II Nür (R34) ‘02
That's one hell of a long name for a car, good to boast in the pub with your buds, but I doubt it'll get you laid. Anyway I digress! This car is a legend, and one that I felt I must tune. Like most AWD cars, it does tend to understeer, however that deficit is quickly forgotten when you realize just how much it grips!
Nissan Skyline GT-R V-Spec II Nür (R34) ‘02
HP: 492 @ 8400 rpm
Torque: 450 @ 5400 rpm
Curb Mass: 1264 kg
Weight Distribution: 53 / 47
Requirements:
- weight reduction stage 3
- window weight reduction
- carbon hood
- chassis reinforcement
- engine tuning stage 3
- ecu tuning
- sports intake manifold
- racing air filter
- sports exhaust manifold
- catalytic converter: sports
- titanium racing exhaust
- NO TURBO KITS INSTALLED (but feel free unleash your child within)
- fully customizable transmission
- twin-plate clutch
- semi-racing flywheel
- carbon drive shaft
- adjustable lsd
- driver-controlled center differential
- fully customizable suspension kit
- sports soft, racing hard tires
Settings:
Aerodynamics: -- / 26
Top Speed: 270 km/h (naturally aspirated)
Initial Torque: 10 / 24
Acceleration Sensitivity: 26 / 42
Braking Sensitivity: 14 / 18
Torque Split: 30 / 70
Ride Height: -22 / -20
Spring Rate: 13.8 / 12.6
Extension: 8 / 7
Compression: 7 / 6
Anti-roll Bars: 5 / 6
Camber Angle (-): 2.6 / 2.2
Toe Angle: -0.04 / 0.00
Brake Balance: 7 / 5
Enjoy!
Enjoy!
Langganan:
Komentar (Atom)


